
Kepulauan Selayar, lensademokrasi.com — Anggota Komisi VII DPR RI dari Fraksi Partai NasDem, H. Achmad Daeng Se’re mendorong penghapusan kredit macet yang dinilai membebani pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Kabupaten Kepulauan Selayar, Sulawesi Selatan.
Dorongan tersebut disampaikan saat Achmad Daeng Se’re melakukan kunjungan kerja ke Selayar pada Senin (10/3/2025) dalam rangka menyerap aspirasi masyarakat di wilayah kepulauan. Untuk mencapai Pulau Selayar, legislator asal daerah pemilihan Sulawesi Selatan I itu menyeberangi Selat Selayar menggunakan kapal feri.
Dalam kunjungan tersebut, isu kredit macet UMKM menjadi perhatian utama. Menurut Achmad Daeng Se’re, persoalan pembiayaan menjadi salah satu kendala terbesar bagi pelaku usaha kecil di daerah kepulauan, terutama pasca pandemi dan di tengah upaya pemulihan ekonomi nasional.
“Hari ini Kabupaten Kepulauan Selayar menerima kunjungan Anggota DPR RI dari Fraksi NasDem, Bapak H. Achmad Daeng Se’re. Selain bersilaturahmi ke kantor partai, beliau juga mendengar langsung aspirasi masyarakat,” ujar Arsil Ihsan, pengurus Partai NasDem Kepulauan Selayar, saat dikonfirmasi wartawan.
Achmad Daeng Se’re yang juga mantan Wakil Bupati Takalar menegaskan komitmennya untuk mengawal berbagai aspirasi tersebut agar mendapat perhatian pemerintah pusat. Ia menilai kebijakan penghapusan atau restrukturisasi kredit macet UMKM perlu dirancang secara adil dan berkelanjutan, khususnya bagi daerah kepulauan yang memiliki keterbatasan akses dan infrastruktur.
Selain persoalan pembiayaan, dialog antara Achmad Daeng Se’re dan jajaran NasDem Selayar juga membahas penguatan UMKM berbasis potensi lokal serta pengembangan sektor pariwisata sebagai motor penggerak ekonomi daerah.
“Sebelum feri berangkat, kami masih sempat berdiskusi mengenai pengembangan UMKM dan pariwisata di Selayar. Beliau berjanji seluruh aspirasi yang diperoleh selama kunjungan ini akan diperjuangkan di Senayan,” kata Arsil, yang juga anggota Fraksi NasDem DPRD Kepulauan Selayar.
Ia berharap kunjungan perdana Achmad Daeng Se’re ke Bumi Tanadoang dapat menjadi momentum penting untuk memperjuangkan kepentingan masyarakat Kepulauan Selayar di tingkat nasional, khususnya dalam mendorong kebijakan yang lebih berpihak kepada UMKM di wilayah kepulauan. *** (fatoni/sap)





