Achmad Daeng Se’re Dorong Percepatan Lanal Selayar untuk Pengamanan Laut Indonesia Timur

Anggota Komisi I DPR RI bersama Mabes TNI dan Kementerian Pertahanan meninjau kesiapan pembangunan Lanal Selayar di Sulawesi Selatan untuk memperkuat pengamanan wilayah laut dan pertahanan maritim nasional.

Kepulauan Selayar, lensademokrasi.com — Upaya memperkuat pengawasan wilayah perairan di kawasan timur Indonesia terus didorong melalui rencana pembangunan Pangkalan TNI Angkatan Laut (Lanal) di Kabupaten Kepulauan Selayar, Sulawesi Selatan. Kawasan kepulauan yang berada di jalur strategis pelayaran nasional itu dinilai memerlukan dukungan fasilitas pertahanan untuk menunjang pengamanan laut dan mobilitas aparat.

Anggota Komisi I DPR RI, Achmad Daeng Se’re melakukan peninjauan langsung ke lokasi yang direncanakan menjadi area pembangunan Lanal bersama jajaran Mabes TNI dan Kementerian Pertahanan, Kamis (21/5/2026).

Kunjungan tersebut menjadi bagian dari tindak lanjut pembahasan sebelumnya terkait kesiapan lahan di Desa Bugaiya, Kecamatan Bontomatene. Dalam agenda itu, rombongan juga mengecek dukungan pemerintah daerah terhadap percepatan pembangunan fasilitas pertahanan di Selayar.

Menurut Daeng Se’re, pembangunan Lanal dipandang penting karena Selayar berada di kawasan strategis yang terhubung dengan jalur pelayaran nasional dan perairan antarwilayah di Indonesia timur.

Ia menyebut peninjauan lapangan dilakukan untuk memastikan kesiapan teknis dan administratif, termasuk dukungan lahan yang dibutuhkan sebelum proyek memasuki tahap lanjutan.

Selain aspek pertahanan, keberadaan pangkalan TNI AL dinilai dapat memperkuat pengawasan keamanan laut, mendukung patroli wilayah perairan, serta mempercepat respons terhadap potensi gangguan keamanan di kawasan kepulauan.

Pemerintah Kabupaten Kepulauan Selayar menyatakan dukungan terhadap rencana pembangunan tersebut. Kehadiran fasilitas militer di wilayah kepulauan dinilai dapat memperkuat koordinasi pengamanan sekaligus meningkatkan perhatian pemerintah pusat terhadap kawasan terluar dan perairan strategis.

Daeng Se’re mengatakan, pihaknya akan terus mengawal proses pembangunan hingga terealisasi. Peninjauan lanjutan bersama Pangkoarmada VI juga dijadwalkan untuk melihat kondisi lokasi dan kesiapan infrastruktur pendukung lainnya.

Rencana pembangunan Lanal Selayar menjadi bagian dari penguatan sistem pertahanan maritim nasional yang dalam beberapa tahun terakhir diarahkan untuk meningkatkan kehadiran negara di kawasan kepulauan dan jalur laut strategis. *** (fatoni/sap)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *