Sultan Soroti Ketahanan Listrik Sumatera Usai Pemadaman Massal

Ketua DPD RI, Sultan Baktiar Najamudin meminta percepatan pemulihan listrik di Sumatera dan mendorong evaluasi sistem kelistrikan nasional agar lebih tangguh menghadapi gangguan dan cuaca ekstrem.

Jakarta, lensademokrasi.com — Gangguan listrik yang meluas di sejumlah wilayah Sumatera dalam beberapa waktu terakhir dinilai menunjukkan perlunya penguatan sistem ketenagalistrikan nasional, terutama pada jaringan distribusi regional yang menopang aktivitas ekonomi dan layanan publik di daerah.

Ketua DPD RI, Sultan Baktiar Najamudin meminta PT PLN dan pemerintah mempercepat pemulihan pasokan listrik di wilayah terdampak agar aktivitas masyarakat dapat kembali berjalan normal.

Dalam keterangannya di Jakarta, Minggu (24/5/2026), Sultan menyebut pemadaman yang berlangsung hingga puluhan jam telah memengaruhi berbagai sektor, mulai dari kegiatan usaha hingga pelayanan publik.

Ia menyampaikan apresiasi terhadap langkah koordinasi yang dilakukan PLN bersama Kementerian ESDM dalam menangani gangguan tersebut. Namun, menurutnya, pemulihan pasokan listrik perlu diikuti evaluasi menyeluruh terhadap sistem kelistrikan nasional.

Sultan menilai, Indonesia perlu mulai memperkuat pola distribusi listrik berbasis regional di pulau-pulau besar seperti Sumatera, Jawa, Kalimantan, Sulawesi, dan Papua agar lebih siap menghadapi gangguan akibat cuaca ekstrem maupun risiko bencana alam.

Selain itu, ia mengusulkan penyediaan sistem cadangan listrik lokal dengan kapasitas memadai di setiap daerah. Keberadaan cadangan energi dinilai penting untuk menjaga operasional fasilitas vital ketika jaringan transmisi utama mengalami gangguan.

Menurut Sultan, rumah sakit, sektor perbankan, hingga industri manufaktur membutuhkan suplai listrik yang stabil agar pelayanan publik dan aktivitas ekonomi tidak terganggu saat terjadi pemadaman besar.

Ia juga mengapresiasi masyarakat di wilayah terdampak yang tetap menjaga situasi kondusif selama proses pemulihan berlangsung. Pengamanan yang dilakukan aparat TNI dan Polri di sejumlah daerah turut membantu menjaga stabilitas selama gangguan listrik terjadi. *** (fatoni/sap)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *