Mendes Yandri : Peran Muhammadiyah Vital dalam Membangun Desa

Tangerang Selatan, lensademokrasi.com — Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Mendes PDT), Yandri Susanto, menegaskan pentingnya peran Muhammadiyah dalam pembangunan desa saat menghadiri pelantikan Rektor Universitas Muhammadiyah Jakarta (UMJ), Prof. Dr. Ma’mun Murod Al-Barbasy, untuk periode 2025–2029.

Pelantikan berlangsung khidmat di Auditorium KH Ahmad Azhar Basyir, Kampus UMJ, Ciputat, Kota Tangerang Selatan, Senin (26/5/2025), dan dihadiri sejumlah tokoh nasional serta jajaran civitas akademika UMJ.

Dalam sambutannya, Mendes Yandri menyampaikan ucapan selamat atas pelantikan Prof. Ma’mun yang kembali dipercaya memimpin UMJ untuk periode kedua. Ia menyebut keberlanjutan kepemimpinan ini penting dalam menjaga stabilitas dan akselerasi pencapaian visi akademik kampus.

“Selamat kepada Prof. Ma’mun Murod. Semoga UMJ tetap menjadi pelopor dalam mencetak generasi yang tangguh dan berdedikasi untuk kemajuan bangsa,” ujar Yandri.

Lebih lanjut, Yandri menyampaikan harapan besar terhadap kontribusi UMJ dan Muhammadiyah dalam mendukung program pembangunan desa. Ia menyebut kerja sama antara pemerintah dan Muhammadiyah merupakan langkah strategis untuk mempercepat kemajuan di berbagai daerah.

“Bangun desa, bangun Indonesia. Tapi tanpa Muhammadiyah, rasanya sulit. Muhammadiyah memiliki komitmen luar biasa dalam membangun bangsa, baik di bidang pendidikan, kesehatan, hingga pemberdayaan masyarakat,” tegasnya.

Ia mengungkapkan, Kemendes PDT telah menjalin nota kesepahaman dengan Pimpinan Pusat Aisyiyah dan akan memperluas kerja sama tersebut ke organisasi otonom Muhammadiyah lainnya, termasuk Pemuda Muhammadiyah.

Menurutnya, kolaborasi ini akan menjadi katalis dalam mewujudkan desa yang lebih maju, mandiri, dan berkelanjutan.

“Insya Allah, dengan sinergi ini, desa-desa kita akan lebih berdaya saing dan masyarakatnya makin sejahtera,” kata Yandri, yang juga dikenal aktif dalam gerakan sosial keagamaan.

Sementara itu, Rektor UMJ Prof. Ma’mun Murod dalam pidato pelantikannya menyampaikan refleksi atas amanah yang diterimanya sejak 2021. Ia mengutip empat pesan penting dari Ketua Umum PP Muhammadiyah, Prof. Dr. Haedar Nashir, yang menjadi pijakan reformasi kampus.

“Empat titah itu adalah akreditasi unggul, ketenangan internal kampus, sentralisasi akademik dan keuangan, serta efisiensi manajemen,” ungkap Ma’mun.

Ia menegaskan komitmennya untuk menuntaskan agenda reformasi kelembagaan dan meningkatkan reputasi UMJ di tingkat nasional maupun internasional.

Pelantikan ini juga dihadiri tokoh-tokoh terkemuka, seperti Ketua PP Muhammadiyah Anwar Abbas, Mendikdasmen yang juga Sekretaris Umum PP Muhammadiyah Abdul Mu’ti, Wakil Ketua MPR RI Hidayat Nur Wahid, serta politisi dan tokoh pergerakan Anas Urbaningrum.

Dalam kesempatan tersebut, Mendes Yandri turut didampingi Staf Khususnya, M. Khoirul Huda. *** (fatoni/sap)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *