Achmad Daeng Se’re Tinjau Langsung Bantuan Rumah Warga di Gowa

Anggota DPR RI, Achmad Daeng Se’re meninjau langsung pelaksanaan bantuan bedah rumah BSPS di Gowa untuk memastikan program tepat sasaran bagi warga miskin ekstrem penerima manfaat.

Gowa, lensademokrasi.com — Persoalan rumah tidak layak huni masih menjadi tantangan bagi sebagian masyarakat berpenghasilan rendah di daerah. Selain menyangkut kondisi tempat tinggal, persoalan tersebut juga berkaitan dengan kesehatan dan kualitas hidup keluarga penerima bantuan.

Anggota DPR RI Fraksi Partai NasDem, Achmad Daeng Se’re, memastikan pelaksanaan Program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) di Kabupaten Gowa berjalan sesuai sasaran.

Saat mengunjungi Desa Jipang, Kecamatan Bontonompo Selatan, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan, Jumat (1/5/2026), Daeng Se’re berdialog dengan warga penerima bantuan sekaligus mengecek langsung kondisi rumah yang akan diperbaiki melalui program tersebut.

Ia mengatakan, pengawasan lapangan diperlukan agar bantuan pemerintah benar-benar diterima masyarakat yang membutuhkan, terutama kelompok miskin ekstrem.

“Bantuan ini harus memberi manfaat nyata bagi warga yang memang membutuhkan rumah layak huni,” ujar Daeng Se’re.

Program BSPS di wilayah tersebut diperuntukkan bagi 15 kepala keluarga. Melalui program itu, pemerintah memberikan dukungan stimulan agar masyarakat dapat memperbaiki kondisi rumah secara swadaya.

Menurut Daeng Se’re, keberhasilan program bantuan perumahan tidak hanya diukur dari jumlah penerima, tetapi juga dampaknya terhadap kenyamanan dan keamanan tempat tinggal masyarakat.

Ia menambahkan, rumah yang layak menjadi salah satu faktor penting dalam meningkatkan kesejahteraan keluarga.

Salah satu penerima bantuan, Daeng Ngawin, mengaku bersyukur karena program tersebut membantu keluarganya memperbaiki kondisi rumah yang sebelumnya kurang layak. “Sekarang kami punya harapan rumah bisa lebih aman dan nyaman untuk keluarga,” katanya.

Program BSPS merupakan bagian dari upaya pemerintah dalam mendukung penyediaan hunian layak bagi masyarakat berpenghasilan rendah melalui pola pemberdayaan dan gotong royong warga. *** (fatoni/sap)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *