Achmad Daeng Se’re Dorong Penguatan Event Wisata Lokal

Anggota Komisi VII DPR RI, Achmad Daeng Se’re mendukung penguatan program Karisma Event Nusantara sebagai upaya mendorong pertumbuhan destinasi wisata berbasis potensi lokal di berbagai daerah.

Jakarta, lensademokrasi.com — Pengembangan sektor pariwisata berbasis budaya dan kegiatan daerah terus didorong untuk menciptakan pusat pertumbuhan ekonomi baru di berbagai wilayah Indonesia. Melalui penyelenggaraan event lokal, pemerintah diharapkan mampu memperluas promosi destinasi sekaligus meningkatkan keterlibatan masyarakat.

Anggota Komisi VII DPR RI, Achmad Daeng Se’re, menyampaikan dukungannya terhadap program Karisma Event Nusantara (KEN) dalam rapat kerja bersama Menteri Pariwisata, Widiyanti Putri Wardhana, di Gedung DPR RI, Kompleks Parlemen, Jakarta, Rabu (4/2/2026).

Rapat tersebut membahas evaluasi program kerja Kementerian Pariwisata tahun 2025 dan rencana pelaksanaan program tahun 2026.

Dalam forum itu, Daeng Se’re menilai, peningkatan jumlah agenda dalam program KEN menunjukkan adanya upaya memperkuat sektor pariwisata melalui kegiatan berbasis potensi daerah.

Ia menyebut terdapat 110 event dalam pelaksanaan KEN 2025, sementara pada 2026 jumlahnya meningkat menjadi 125 kegiatan di berbagai wilayah Indonesia.

Beberapa agenda di Sulawesi Selatan juga masuk dalam daftar kegiatan, di antaranya event di Toraja, Bulukumba, serta Beautiful Malino di Kabupaten Gowa.

Menurut Daeng Se’re, pengembangan program event daerah perlu terus diperluas agar tidak hanya berpusat pada destinasi wisata yang telah dikenal luas, tetapi juga mampu memunculkan kawasan wisata baru dengan karakter lokal masing-masing.

Ia menambahkan, pendekatan berbasis event dapat menjadi salah satu instrumen untuk memperkuat promosi daerah sekaligus mendukung aktivitas ekonomi masyarakat sekitar destinasi wisata.

Program Karisma Event Nusantara sendiri merupakan agenda nasional yang menggabungkan promosi budaya, pariwisata, dan ekonomi kreatif melalui berbagai kegiatan di daerah. *** (fatoni/sap)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *