
Kabupaten Bogor menyiapkan kawasan olahraga terpadu 500 hektare di Rancabungur sebagai Proyek Strategis Nasional untuk mendorong investasi, lapangan kerja, dan pertumbuhan ekonomi daerah.
Cibinong, lensademokrasi.com — Pengembangan pusat pertumbuhan baru berbasis sektor olahraga menjadi salah satu pendekatan yang ditempuh pemerintah dalam mendorong aktivitas ekonomi daerah. Kabupaten Bogor menjadi lokasi proyek tersebut melalui rencana pembangunan kawasan olahraga terpadu berskala besar.
Area di Rancabungur ditetapkan sebagai lokasi pembangunan sport center dengan luas sekitar 500 hektare. Proyek ini termasuk dalam skema Proyek Strategis Nasional (PSN) yang diarahkan untuk memperkuat ekosistem olahraga sekaligus mendukung aktivitas ekonomi di wilayah sekitarnya.
Bupati Bogor, Rudy Susmanto, menyampaikan bahwa pengembangan kawasan tersebut mencakup pembangunan akademi olahraga dan fasilitas pelatihan tim nasional dalam satu kawasan terintegrasi. “Konsep yang diterapkan menggabungkan fungsi pelatihan, pendidikan, hunian atlet, hingga fasilitas pemulihan,” kata Rudy dalam paparan Rancangan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2027, di Cibinong, Jumat (10/4/2026).
Pendekatan ini dirancang untuk mendukung siklus pembinaan atlet secara berkelanjutan dalam satu lingkungan, dengan fokus pada efisiensi dan peningkatan kualitas pelatihan. Sebanyak 21 cabang olahraga direncanakan menjadi prioritas dalam tahap pengembangan awal.
Saat ini, proyek masih berada pada tahap perencanaan, termasuk proses seleksi perancang kawasan untuk memastikan standar internasional dapat diterapkan dalam pembangunan.
Dalam rencana kerja pemerintah daerah, keberadaan kawasan ini diproyeksikan memicu pertumbuhan sektor pendukung seperti pariwisata, perhotelan, perdagangan, serta usaha mikro, kecil, dan menengah. Aktivitas tersebut diperkirakan berkembang seiring meningkatnya kebutuhan layanan di sekitar kawasan olahraga.
Selain itu, proyek ini juga diperkirakan membuka peluang kerja baru serta menarik arus investasi ke wilayah Kabupaten Bogor. Peningkatan aktivitas ekonomi diperkirakan terjadi terutama di sektor jasa dan perdagangan yang mendukung operasional kawasan.
Pengembangan sport center juga diarahkan untuk mendukung penyelenggaraan ajang olahraga skala nasional hingga internasional. Dengan demikian, kawasan ini tidak hanya berfungsi sebagai pusat pembinaan atlet, tetapi juga sebagai lokasi kegiatan olahraga yang lebih luas.
Melalui proyek ini, Kabupaten Bogor diposisikan untuk memperkuat perannya tidak hanya sebagai daerah penyangga Jakarta, tetapi juga sebagai bagian dari pusat pertumbuhan baru di sektor olahraga dan ekonomi. *** (fatoni/sap)






