
Ketua DPD RI, Sultan Baktiar Najamudin meresmikan ruang alumni di UGM dan menilai pentingnya stabilitas demokrasi dalam mendukung pembangunan nasional berkelanjutan.
Yogyakarta, lensademokrasi.com — Kebutuhan akan pembangunan nasional yang berkelanjutan menuntut dukungan dari sistem demokrasi yang stabil, sekaligus kontribusi berkelanjutan dari dunia pendidikan tinggi.
Hal tersebut disampaikan Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI, Sultan Baktiar Najamudin, saat melakukan kunjungan ke Universitas Gadjah Mada pada Selasa (21/4/2026).
Dalam agenda tersebut, Sultan diterima oleh Rektor UGM, Ova Emilia, di kompleks rektorat. Kunjungan itu juga diisi dengan peresmian Ndalem Widya Asih Senior Sharing Space, sebuah fasilitas yang diperuntukkan sebagai ruang interaksi bagi alumni senior kampus.
Peresmian dilakukan bersama sejumlah tokoh, termasuk Senator,Ahmad Sauqi dan mantan senator, Rahmat Syah.
Dalam pernyataannya, Sultan menilai UGM memiliki rekam jejak panjang dalam membangun ekosistem pendidikan tinggi yang berbasis nilai kebangsaan. Ia juga menyinggung kontribusi alumni UGM yang berperan di berbagai sektor pemerintahan, baik di tingkat pusat maupun daerah.
Menurutnya, keterlibatan alumni tersebut turut memberikan pengaruh terhadap proses perumusan kebijakan publik di Indonesia.
Selain itu, Sultan menyampaikan kuliah umum di Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (Fisipol) UGM. Dalam paparannya di hadapan mahasiswa, ia menekankan bahwa keberlanjutan pembangunan nasional berkaitan erat dengan dinamika politik dan kualitas praktik demokrasi.
Ia menyebut, sebagai lembaga perwakilan daerah, DPD RI berupaya menjaga keseimbangan antara stabilitas demokrasi dan penguatan ketahanan lingkungan di wilayah.
Dalam kesempatan tersebut, mahasiswa juga didorong untuk mengembangkan pemikiran kritis berbasis pendekatan ilmiah. Ia menambahkan bahwa kebebasan berekspresi dalam sistem demokrasi tetap harus dijalankan dengan mempertimbangkan aspek ketertiban umum dan objektivitas. *** (fatoni/sap)





