Lantik PPI, DPD RI Berupaya Perkuat Keterlibatan Pemuda di Daerah

Pelantikan pengurus Pemuda Parlemen Indonesia (PPI) di Jakarta menjadi bagian dari upaya DPD RI mendorong keterlibatan pemuda dalam pembangunan daerah melalui sinergi lintas sektor.

Jakarta, lensademokrasi.com — Penguatan peran generasi muda dalam pembangunan daerah terus menjadi perhatian pemerintah, terutama dalam menjembatani program pusat dengan kebutuhan di tingkat lokal. Salah satu langkah yang dilakukan adalah melalui pelantikan kepengurusan baru Pemuda Parlemen Indonesia (PPI) di Kompleks Parlemen, Senayan, Senin (27/04/2026).

Kegiatan yang dirangkaikan dengan Rapat Kerja Nasional tersebut dihadiri perwakilan Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI) dan Kementerian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia. Pelantikan dilakukan oleh Kepala Biro Protokol, Humas, dan Media Sekretariat Jenderal DPD RI, Mahyu Darma, bersama Deputi Pelayanan Kepemudaan Kemenpora, Hendro Wicaksono.

Sebanyak 45 pengurus baru PPI dilantik untuk masa bakti mendatang. Dalam kesempatan tersebut, Mahyu Darma menyampaikan bahwa organisasi kepemudaan diharapkan dapat berfungsi sebagai ruang bagi generasi muda untuk mengembangkan gagasan serta terlibat dalam pemberdayaan masyarakat di daerah.

Ia menambahkan, arah kerja PPI diharapkan selaras dengan peran DPD RI dalam memperkuat pembangunan daerah yang merata. Keterlibatan pemuda dinilai dapat mendukung pelaksanaan program yang lebih responsif terhadap kebutuhan lokal.

Hendro Wicaksono dalam sambutannya menyoroti pentingnya kolaborasi antarlembaga serta penguatan karakter pemuda dalam menjalankan program organisasi. Menurutnya, sinergi lintas sektor menjadi bagian dari upaya mendorong kontribusi yang berkelanjutan.

Pendiri PPI, Khaeria Ulfarani, menyampaikan bahwa keberagaman anggota menjadi salah satu faktor pendukung dalam membangun kerja sama internal organisasi. Ia menekankan perlunya konsolidasi untuk menjalankan program yang berorientasi pada kontribusi di daerah.

Pelantikan ini mengangkat tema “Sinergi Pemuda, Aksi Nyata untuk Indonesia Maju” yang menitikberatkan pada penguatan koordinasi antara pemuda, lembaga, dan sektor terkait dalam mendukung pembangunan nasional. *** (fatoni/sap)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *